Sejarah Singkat Masuknya Judi Togel Ke Indonesia

Permainan judi togel atau dikenal juga dengan permainan toto gelap merupakan salah satu permainan yang dilarang di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Bagi siapa saja yang memainkan permainan tersebut dinyatakan melanggar hukum.

Bahkan jika kegiatan ini diketahui pihak berwajib, maka kalian bisa dimasukkan kedalam penjara. Namun sebelum permainan togel ini dianggap sebagai kegiatan yang ilegal atau melanggar hukum, ternyata permainan tersebut pernah dilegalkan.

Hebatnya lagi, dulu togel dikelola sendiri oleh pihak pemerintah pusat dimana diberlakukan untuk membantu proses pembangunan. Dan di Indonesia, permainan ini sempat legal di tahun 1960-an.

Sejarah Singkat Judi Togel

Seperti yang kita ketahui bahwa permainan judi togel bukanlah permainan baru, bahkan permainan ini sudah ada dan terkenal sejak zaman kolonial Belanda.

mungkin selama ini kita beranggapan kalau permainan togel ini merupakan permainan baru, yang dikenal di era pemerintahan presiden Soeharto. Namun faktanya, permainan prediksi angka ini ternyata sudah ada sejak zaman dulu.

Saat itu, pusat perjudian togel ini dibangun di beberapa wilayah yang sangat ramai pengunjung, salah satunya adalah di kawasan Batavia yang mana saat itu menjadi pusat pemerintahan dan juga pusat perdagangan di masanya.

Sebelum dikenal sebagai permainan judi togel, ternyata permainan prediksi angka juga dulunya dikenal sebagai permainan lotre Toto, yang tentunya memiliki peminat dalam jumlah yang banyak.

Penting untuk kalian ketahui, bahwa permainan ini mulai dikekang bahkan dijadikan sebagai kegiatan yang ilegal setelah Indonesia mendapatkan kemerdekaannya. Presiden Soekarno yang saat itu memimpin beranggapan, kalau kegiatan tersebut sangat meresahkan masyarakat bahkan sangat tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia.

Kemunculan Judi Togel Di Indonesia

Sebelum dikenal dengan nama judi togel atau toto gelap, permainan ini ternyata dikelola oleh beberapa pemerintah pusat dan daerah. Misalkan di tahun 1968, pemerintahan di Surabaya menjual bebas Lotto atau Lotre Totalisator.

Lotre ini dijual dengan tujuan untuk 1969 penambahan dana kegiatan PON yang mana saat itu diadakan pada tahun 1969. Kemudian, pemerintah kembali menjual lotre dengan nama KSOB atau singkatan dari kupon sumbangan olahraga berhadiah dan juga Nalo.

Bahkan pemerintah pusat yang mana saat itu dipimpin langsung oleh presiden Soeharto juga kembali mengadakan program lotre, yang mana dikenal sebagai SDSB. Melalui program tersebut, semua masyarakat yang terlibat bisa membeli beberapa kartu lotre untuk dipertaruhkan, yang kemudian mereka bisa mendapatkan hadiah dari kegiatan tersebut.

Sebenarnya proyek lotre yang muncul di Indonesia merupakan proyek tiru-tiru. Dimana saat itu Indonesia meniru negara Singapura dan juga Inggris yang sudah berhasil melakukan hal tersebut untuk mengumpulkan sejumlah dana. Melihat ada peluang yang sangat besar untuk menghasilkan keuntungan, akhirnya Indonesia melakukan kegiatan hal yang sama.

Lantas, mengapa di Indonesia proyek tersebut tidak bisa berjalan sesuai rencana? Hal ini terjadi karena adanya kemacetan dana. Dimana pihak pemerintah yang menjalankan proyek tersebut tidak bertugas dengan baik.

Sehingga bukan yang mendapatkan keuntungan mereka malah mengalami kerugian dalam jumlah yang sangat besar. Inilah asal mula mengapa permainan judi togel dilarang di Indonesia. Bahkan pihak MUI menyebutkan kegiatan ini sebagai bentuk kegiatan yang haram dilakukan.

Apalagi jika mengingat mayoritas masyarakat Indonesia merupakan muslim. Namun Kalian tidak perlu khawatir, meskipun kegiatan judi togel sudah dilarang keras di Indonesia. Namun kalian masih bisa memainkannya melalui media online.

Bahkan bermain secara online dianggap lebih aman dan nyaman dilakukan jika dibandingkan bermain bersama Bandar darat. Hebatnya lagi, permainan togel online ini dianggap bisa memberikan keuntungan yang sangat besar. Tidak heran jika sampai saat ini kegiatan tersebut menjadi kegiatan yang sangat populer dan banyak peminatnya.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.